Akuntansi dan Keuangan Lembaga

Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga dikembangkan sesuai dengan konteks dan kebutuhan peserta didik dan dunia industri. Program keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK Negeri 2 Denpasar mengembangkan kurikulum yang ada dengan mengkombinasikan kurikulum berbasis industri. Kurikulum menyiapkan peserta didik memiliki kompetensi bidang bisnis manajemen yang berbasis industri, sekaligus sebagai upaya untuk membuka peluang bekerja bagi lulusan Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Kurikulum yang digunakan pada pembelajaran mata pelajaran produktif Akuntansi dan Keuangan Lembaga.

Penyusunan kurikulum Akuntansi dan Keuangan Lembaga juga melibatkan unsur dunia Industri, yaitu dari pihak konsultan pajak dan akuntan publik  dikarenakan siswa pada saat PKL lebih banyak melaksanakan praktek di konsultan pajak dan akuntan publik. Begitu juga halnya dilihat dari penelusuran lulusan, tamatan siswa di program keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga cenderung memilih bekerja di konsultan pajak, akuntan public  dan lembaga keuangan.

Kurikulum yang dikembangkan berpedoman pada profil lulusan yang memiliki kemampuan untuk bekerja, berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (Diploma/Sarjana), dan memiliki kemampuan menangkap peluang wirausaha, sesuai dengan program Direktorat Jenderal Vokasi yaitu BMW (Bekerja, Melanjutkan dan Wirausaha).